Jumat, 28 September 2012

Bersabarlah

Bismillaahirrahmanirrahiim...

Untukmu yang terbangun dalam sepertiga malammu
Ku tahu, slalu kau selipkan doa untukku
Karna ku juga begitu
Namun,
Sebelum engkau halal bagiku
Cukuplah doa menjadi pengobat kerinduan ini

Bersabarlah duhai diri
Yang bermunajat kepada-Nya di tengah malammu
Hapus keluh kesahmu,
Karna ia yang menantimu sedang menjaga hatinya hanya untuk seorang saja...

Hapuslah sisa kegelisahan di malammu
Karna bait doamu akan di dengar oleh-Nya
Belum saatnya...
Bersabarlah...
Karna buah dari kesabaran melebihi apa yang engkau bayangkan...

Jaga hatimu hanya untuk satu orang saja...

♥ Renungan untuk engkau yang sedang merindui ♥

* Jangan lupa Qiyamul Lail yah sobat, kita bermunajah kepada-Nya untuk kebaikan hatimu dan hatinya *


Al-Madinatul Siti Munawwaroh
follow me on twitter : @muna_perikecil

Peson Akhwat Sholihah

Bismillahirrahmanirrahiim

Pandangan nya adalah sebuah kesejukan
Senyumnya memancarkan keikhlasan
Tutur katanya merupakan selembut kapas
Hatinya adalah yang selalu bertasbih kepada-Nya
Lidahnya adalah yang senantiasa berdzikir kepada-Nya
Hijab dan maruah adalah perisainya
malu adalah mahkotanya

Subhanallah pesona wanita Shalihah

Senyum dulu ^_~

Siti Al-Muhajirin Khumaira

Selasa, 18 September 2012

Agar Istri Disayang Suami


بِسْــــــــــــــــــمِ-اﷲِالرَّحْمَنِ-اارَّحِيم
السلام عليكم ورحمة الله و بركاته

Ada anggapan bahwa menikah dengan orang yang sudah dikenal dan dicintai melalui proses pacaran adalah jalan menuju perkawinan yang bahagia. Sebaliknya, perkawinan yang tanpa perkenalan mendalam terlebih dahulu dianggap sebagai kuno, out of date, dan era Siti Nurbaya. Anggapan ini adalah persepsi yang salah yang dipengaruhi oleh kisah-kisah fiksi
murahan di berbagai cerpen, novel dan sinetron. Salah ditinjau dari sudut pandang universal dan lebih salah lagi apabila ditinjau dari sudut pandang agama.

Karena, yang membuat sebuah perkawinan itu sakinah, langgeng, damai, nyaman dan tenteram tidak ada hubungannya dengan pernah pacaran atau tidak; akan tetapi oleh seberapa jauh kedua pasangan dapat saling mengerti, saling memberi, dan saling berusaha untuk membahagiakan pasangannya dengan landasan keimanan dan ketaatan pada syariah Allah. Tanpa itu, pasangan yang awalnya saling mencintai pun akan berakhir dengan perceraian atau menjadi rumah tangga yang penuh siksaan baik fisik maupun mental.

Dalam tataran praktis, berikut langkah-langkah bagaimana agar seorang istri dapat selalu disayang suami. Dan bagaimana cinta suami tidak hanya langgeng, tapi juga semakin tumbuh subur dan berkembang.

Pertama, niat ibadah. Seorang muslim hendaknya menggantungkan setiap perbuatan baiknya sebagai ibadah, termasuk perkawinan. Perkawinan tidak hanya bertujuan mengikuti sunnah Rasul, menjaga kesinambungan generasi islami, memelihara diri dari maksiat mata dan farji, tapi juga untuk memperbaiki kualitas diri untuk menjadi individiu muslim yang lebih baik yang berguna untuk diri sendiri, suami, anak dan orang lain.

Kedua, taat pada suami. Taat pada suami adalah fondasi dasar rumah tangga yang akan membuat suami menyayangi istrinya. Mentaati suami juga merupakan kewajiban syariah.. Rasulullah bersabda, “Apabila seorang wanita shalat lima waktu setiap hari, berpuasa Ramadan, menjaga farjinya (tidak selingkuh), dan taat pada suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu manapun ia suka.” Nabi Muhammad bersabda, “Tidak halal bagi seorang istri berpuasa (sunnah) sedang suaminya ada di rumah kecuali atas izin suaminya.” Dalam hadits lain dikatakan, “Apabila suami memanggil istrinya untuk hubungan intim kemudian istrinya tidak datang dan itu membuat suaminya marah, maka malaikat melaknatnya sampai pagi hari tiba.”

Hadits–hadits di atas menjelaskan secara eksplisit wajibnya seorang istri mentaati suaminya. Tentu saja ketaatan itu selagi apa yang diinginkan suami tidak melanggar syariah. Apabila suami menyuruh agar melakukan maksiat, maka wajib bagi istri untuk menolak perintah tersebut karena taat pada Allah itu lebih penting.

Ketiga, bersyukur dan ceria. Istri yang bersyukur adalah istri yang selalu dapat melihat keberuntungan dirinya memiliki pasangan hidup seperti suaminya. Seorang suami merasa sangat beruntung memiliki istri yang bersyukur karena dari sikap positif ini akan memancarkan keceriaan dan kegembiraan pada wajah, tutur kata dan bahasa tubuh (body language) istri. Keceriaan ini pada gilirannya akan mengalirkan energi positif pada suami, anak dan seisi rumah. Sebaliknya, istri yang kurang bersyukur akan selalu mengalirkan energi negatif kesuraman dalam rumah tangga, terutama pada suami. Tunjukkan sikap ceria dan rasa syukur, maka seisi rumah dan dunia akan ceria bersama.

Keempat, bersabar. Ada saatnya rumah tangga tertimpa musibah. Baik musibah ekonomi berupa kemiskinan atau musibah penyakit berupa kesakitan atau kecelakaan, maka di saat seperti itu, istri harus berupaya menujukkan sifat sabar, tawakal dan membantu suami mencari solusi atas masalah yang dihadapi. Inilah sosok istri impian yang akan membuat rasa sayang suami tumbuh subur dari waktu ke waktu

Ukhty... Izinkan Aku Menikahimu


Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirrahmanirrahim,

Saudaraku.. tahukah apa arti menikah..? Menikah itu,,

❤ Menyelamatkan Perasaan
❤ Menyelamatkan Harga Diri

❤ Menyelamatkan Kehormatan
❤ Menyelamatkan Pikiran
❤ Memperjelas Nasab

وَمِنْ ءَايَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا
لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي
ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS ar-Ruum [30]: 21)


Tujuan Pernikahan Menurut Islam,,

❤ Memenuhi naluri untuk melanjutkan/melestarikan keturunan
❤ Meningkatkan ibadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala.
❤ Menegakkan rumah tangga yang islami
❤ Menyelamatkan akhlak
❤ Mendapatkan keturunan yang shalih/shalihah


♥ Bila Aku Jatuh Cinta.. ♥

Ya Rabbi... Aku minta izin..
Bila suatu saat aku jatuh hati,
Jangan biarkan cintaku untuk-Mu berkurang,
Hingga membuatku lalai akan adanya Engkau..


Ya Rabby... Aku memohon..
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan kasih cinta-Mu,
yang tak terbatas..
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh..


Ya Rabbi...
Izinkan bila suatu saat aku jatuh hati
Pilihkan untukku seorang yang hatinya
penuh dengan kasih dan cinta-Mu
Dan membuatku makin menganggumi-Mu


Ya Rabbi...
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami, Jodohkanlah kami, Satukanlah kami..
Berilah kami kesempatan untuk lebih
mendekati cinta-Mu,
Dalam suasana yang sakinah, mawaddah dan warahmah...


Ya Rabbi...
Pintaku yang terakhir kepada_Mu
Seandainya aku jatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku..
Anugerahkanlah aku cinta-Mu
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu
Izinkanlah aku untuk menemui kerinduan-Mu
Dari Seorang Teman yang Tak Kutahu Namanya...
Yang telah Engkau kirim dan Engkau tulis untukku...
Aamiin Allahhumma Aamiin.


Sebelum “Nekat” Menikah, bekali diri dengan,,

❤ Jangan abaikan soal biaya
❤ Poles mental supaya mantap
❤ Tidak buta tentang ilmu seputar pernikahan
❤ Komunikasikan dengan keluarga dan pihak terkait

♥ Cinta dan Mencintai ♥

Cinta berpijak pada perasaan sekaligus akal sehat, Cinta membutuhkan proses, Cinta itu konstruktif, Cinta cenderung konstan, Cinta tidak bertumpu pada daya tarik fisik, Cinta berani melakukan hal menyakitkan (demi yang dicintai), Cinta tidak menguasai dan mengalah, tapi berbagi. Cinta memperhatikan kelanjutan hubungan, Cinta tidak buta, tapi menerima. Cinta tidak melenyapkan semua masalah.


Membangun Keluarga “Samara”: Sakinah, Mawaddah, dan warahmah,,

❤ Saling percaya
❤ Saling peduli
❤ Saling menguatkan
❤ Saling mendukung
❤ Perhatian
❤ Menjalin komunikasi yang baik dan sehat
❤ Semua dilandasai dengan keimanan kepada Allah subhanahu wa ta'ala,

لِيَتَّخِذْ أَحَدُكُمْ قَلْبًا شَاكِرًا وَلِسَانًا ذَاكِرًا وَزَوْجَةً مُؤْمِنَةً تُعِينُ
أَحَدَكُمْ عَلَى أَمْرِ الآَخِرَةِ

" Hendaklah seseorang di antara kalian mengambil hati yang bersyukur, lisan yang penuh dzikir, dan isteri yang beriman yang menolong orang itu menggapai akhirat"
(HR. Ibnu Majah, no. 1846)

أَلاَ أُخْبِرُكَ بِخَيْرِ مَا يَكْنِزُ الْمَرْءُ الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ إِذَا نَظَرَ
إِلَيْهَا سَرَّتْهُ وَإِذَا أَمَرَهَا أَطَاعَتْهُ وَإِذَا غَابَ عَنْهَا حَفِظَتْهُ

" Maukah engkau aku beri tahu sesuatu yang (paling berguna) ditimbun oleh seseorang, wanita shalihah apabila ia (suami) memandangnya ia (isteri) menjadikannya senang, apabila memerintahkannya ia pun mentaatinya, dan apabila ia tidak ada maka ia (isteri) menjaganya" (HR. Abu Daud, no. 1417)


كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ فَالْإِمَامُ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ وَالرَّجُلُ
رَاعٍ عَلَى أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ زَوْجِهَا
وَهِيَ مَسْئُولَةٌ وَالْعَبْدُ رَاعٍ عَلَى مَالِ سَيِّدِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ أَلاَ
فَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ

" Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu akan dimintai pertanggungjawaban. Imam adalah pemimpin, dia dimintai pertanggung jawaban. Suami adalah pemimpin bagi keluarganya, ia dimintai pertanggung jawaban. Isteri adalah pemimpin di rumah suaminya, ia dimintai pertanggung jawaban. Hamba sahaya adalah pemimpin atas harta tuannya, ia dimintai pertanggungjawaban. Jadi, setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian dimintai pertanggungjawaban" (HR. Bukhari, no. 4789)


لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ َلأَََََحَدٍ لأَِمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ
لِزَوْجِهَا

" Andai aku dibolehkan menyuruh seseorang sujud pada orang lain niscaya akan aku perintahkan wanita sujud kepada suaminya" (HR. Turmudzi, no. 1079)

أَيُّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَنْهَا رَاضٍ دَخَلَتِ الْجَنَّةَ

" Perempuan manapun yang meninggal dalam keadaan suaminya ridlo kepadanya niscaya ia akan masuk sorga" (HR. Turmudzi, no. 1071)


Peran dari Orangtua dan Keluarga Besar :

❤ Memberikan arahan dan bimbingan
❤ Mendukung jika itu adalah kebenaran
❤ Peduli tapi tidak mencampuri urusan
❤ Perhatian tapi tidak mengatur terlalu jauh
❤ Menyayangi, tetapi tidak memaksakan kehendak
❤ Mendoakan dan membantu sekuat kemampuan. Baik solusi berupa ide maupun materi


Sekadar nasihat sederhana..


♥ Dahulu Anda adalah manusia bebas yang boleh pergi sesuka Anda. Tetapi sejak pagi ini, bila Anda belum juga pulang setelah larut malam, di rumah Anda ada seorang wanita yang tak bisa tidur karena mencemaskan Anda.


♥ Kini, bila berhari-hari Anda tidak pulang tanpa berita, di kamar Anda ada seorang perempuan lembut yang akan membasahi bantalnya dengan linangan air mata. Dahulu, bila Anda mendapat mushibah, Anda hanya akan mendapat ucapan, "Turut berduka cita" dari sahabat-sahabat Anda.


♥ Tetapi kini, seorang isteri akan bersedia mengorbankan apa saja agar Anda meraih kembali kebahagiaan Anda. Anda sekarang mempunyai kekasih yang diciptakan Allah untuk berbagi suka dan duka dengan Anda.


Subhanallah..
Semoga bermanfaat dan Salam Santun Erat Silaturahmi wal ukhuwah fillah, ^_^

♥ Mari Menata Hati Menggapai Ridha Illahi
♥ Merengkuh Indahnya Cinta Dalam Ridha_Nya

Maafkan aku isriku

Bissmillahiirrahmaniirrahiim

Maafkan aku,Istri ku

Maafkan aku istri ku ,,,

kisah tentang 1 keluarga yg telah menikah 3 thn namun Allah tengah mengujinya dgn belum nya di beri keturunan.

Al kisah ketika sang suami pulang kerja tepat jam 5 sore,ia mendapati di rumahnya tak ada siapa siapa
entah kenapa emosinya membuncah ketika mengetahui bahwa istrinya ndak da di rumah.

beberapa menit kemudian istrinya pulang dan seketika pula emosinya menjadi

"darimana saja kau,?" bentak nya

istrinya tersenyum "maaf mas ....." belum beres istrinya menjelaskan akan kepergian nya dgn sigap suaminya menarik jilbab panjang istrinya dan membuat istrinya terjatuh ke lantai

"dasar istri gak berguna"
kembali cerca nya

sang istri hendak bangkit tapi di dorong lg oleh nya
"mau kemana kau?" ujarnya dgn keras
lalu sang istri menjawab
"saya mau mendidihkan air untuk mu mandi" ujarnya seraya menangis

"tak usah,tak mau ku dilayani istri seperti mu,yang mandul dan tak berguna,mulai detik ini kita cerai"

bagai tersambar petirlah hati sang istri,
berulang kali ia meminta maaf namun kemarahan suaminya malah menjadi,hingga terlontarlah talak 3 dari mulutnya.
tanpa pikir panjang ia mengusir istrinya.

------------------------------------------

1 minggu berselang

"tok..tok..tok"

"ia sebentar.,"lalu pintu di bukanya dan ia melihat ada sosok wanita tua,wanita itu hendak mencari istrinya..
ia hendak melanjutkan perbincangan nya tentang istrinya yang melamar putri sang ibu itu untuk suaminya agar suaminya mempunyai keturunan,
mendengar itu ia hanya terdiam dan penyesalanlah yg ia rasakan karna telah menyakiti istrinya yg bgt sholehah,

akhirnya pernikahan ke 2 nya berlangsung,selang beberapa bulan tak kunjung juga ia di beri anak,ia coba periksa ke dokter dan ternyata dialah yang Mandul.

menjadilah penyesalan.sejak itu ia berjanji takan menyianyiakan istrinya.


♥ salam ukhuwah ♥
Siti Al-MUhajirin Khumaira